
STRATEGI DALAM MENANGANI PERILAKU ANAK YANG BANDEL
1. Menanamkan ajaran agama pada anak sedini mungkin
Zakiah Davajat dalam buku pendidikan islam dalam keluarga dan
sekolah mendefinisikan agama sebagai suatu keimanan yang diyakini oleh
pikiran, diresapkan oleh perasaan dan dilaksanakan dalam tindakan,
perbuatan, perkataan dan sikap perkembangan sikap beragama ini
merupakan suatu proses menanamkan kesiapan/kebiasaan manusia untuk
melakukan kebaikan dan menghindari keburukan
Ada beberapa teori tentang teori sumber kejiwaan Agama
a. Teori Monistik (Mono = satu)
Teori Monistik berpendapat bahwa yang menjadi sumber kejiwaan
agama itu adalah satu sumber kejiwaan selanjutnya untuk mengetahui
sumber tunggal yang paling dominan, ada beberapa pendapat yang
timbul yaitu yang dikemukakan oleh:
• Thomas VAN Aquino
Thomas mengemukakan bahwa yang menjadi sumber
kejiwaan itu ialah berpikir. Manusia bertuhan karena manusia
menggunakan kemampuan berpikirnya. Kehidupan beragama
merupakan refleksi dari kehidupan berpikir manusia itu sendiri.
• Frederick Hegel
Filusuf Jerman ini berpendapat bahwa agama adalah suatu
pengetahuan yang sungguh-sungguh benar dan tempat kebenaran
abadi. Berdasarkan hal itu agama semata- mata merupakan
persoalan yang berkaitan dengan pikiran
• Frederick Schleimacher
Schleimacher berpendapat bahwa yang menjadi sumber
keragaman itu adalah rasa ketergantungan yang mutlak (sense of
depent) berdasarkan konsep ini timbullah upacara untuk meminta
perlindungan kepada kekuasaan yang dapat melindungi mereka
• Rudolf Otto
Menurut R. Otto, Sumber kejiwaan agama adalah rasa
kagum yang berasal dari The Wholly Others (yang a sekali lain).
Jika seseorang dipenuhi rasa kagum terhadap sesuatu yang
dianggapnya lain dari yang lain, maka kecerdasan mental seperti itu
diistilahkan olehnya numinous.
• Sigmund Freud
Freud menyatakan bahwa unsur kejiwaan yang menjadi
sumber kejiwaan adalah sexual libido (naluri seksual). Berdasarkan
Libido ini timbullah ide tentang ketuhanan dan upacara keagamaan
setelah melalui proses Oedipus Complex and father Immage.
Realisasi dari pemujaan itulah yang menurutnya sebagai asal dari
upacara keagamaan
• William Mc Douglas
Sebagai salah seorang ahli jiwa instink, ia berpendapat
bahwa memang instink khusus sebagai sumber agama tidak ada. Ia
berpendapat sumber kejiwaan agama merupakan kumpulan dari
beberapa instink
b. Teori Fakulti
Teori ini berpendapat bahwa tingkah laku manusia itu tidak
bersumber pada satu faktor tunggal tetapi terdiri dari beberapa unsur,
antara lain yang dianggap memegang peranan penting adalah fungsi
cipta (reason), rasa (emotion), dan karsa (will). Perbuatan manusia yang
bersifat keagamaan dipengaruhi dan ditentukan oleh tiga fungsi tersebut,
yaitu:
1. Cipta, merupakan fungsi intektual jiwa manusia
2. Rasa, suatu tenaga dalam jika manusia yang banyak berperan dalam
membentuk motivasi dalam corak tingkah laku seseorang
3. Karsa, merupakan fungsi eksekusif dalam jiwa manusia, karena
berfunfsi mendorong timbulnya pelaksanaan doktrin serta ajaran
agama berdasarkan fungsi kejiwaan
Beberapa pemuka teori Fakulti:
• GM. Straton
GM. Staton mengemukakan teori konflik. Ia menyatakan
bahwa yang menjadi sumber kejiwaan adalah adanya konflik
dalam kejiwaan manusia. Keadaan yang berlawanan seperti
baik- buruk, moral-imoral, pasif-aktif menimbulkan konflik atau
pertentangan termasuk menimbulkan rasa agama dalam diri
manusia.
• Zakiah Darajat
Beliau berpendapat bahwa pada diri manusia itu terdapat
kebutuhan pokok. Beliau mengemukakan bahwa selain dari
kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani, manusia juga mempunyai
suatu kebutuhan akan adanya keseimbangan dalam kehidupan
jiwanya agar tidak terjadi tekanan. Unsur-unsur yang diperlukan yaitu:
1. Kasih sayang
Kebutuhan akan rasa kasih sayang menyebabakan manusia
mendambakan kedamaian di dalam kehidupannya
2. Aman
Kebutuhan akan rasa aman merupakan kebutuhan yang
mendorong manusia untuk mengharapkan perlindungan.
13
Kehiduan ini, akan mengakibatkan manusia sering curiga ,
nakal, mengganggu, membela diri, dan menggunakan jimatjimat.
Sehingga pada kenyataannya manusia lebih percaya
pada kehidupan perdukunan/ pertapaan
3. Harga diri
Kebutuhan akan rasa harga diri, kebutuhan yang bersifat
individual yang mendorong manusia agar dirinya dihormati
dan diakui orang lain
4. Bebas
Kebutuhan akan rasa bebas merupakan penyebab seseorang
bertindak secara bebas untuk mencapai kondisi dan situasi
rasa lega
5. Sukses
Kebutuhan akan rasa sukses merupakan kebutuhan manusia
yang menyebabkan ia mendambakan rasa ingin dibina dalam
bentuk penghargaan terhadap hasil karyanya
6. Ingin tahu
Kebutuhan akan rasa ingin tahu atau mengenal merupakan
kebutuhan yang menyebabkan manusia selalu meneliti dan
menyelidiki sesuatu.
Menurut Dr. Zakiyah dari keenam macam kebutuhan
tersebut menyebabkan orang memerlukan agama. Melalui
agama kebutuhan tersebut dapat disalurkan
2. Menyediakan lingkungan yang baik
Dalam menghadapi anak yang suka mengumpat perlu adanya
lingkungan yang sebaik mungkin. Imam Musbikin dalam bukunya
Mendidik Anak Nakal berpendapat bahwa reaksi orang tua yang tidak
berlebihan dapat meredakan perilaku mengumpat. Namun jika orang tua
memperlihatkan kekesalan secara berlebihan, biasanya anak akan
meneruskan perilaku tersebut. Ciptakan suasana yang baik antara orang tua
dan anak. Jika terjadi perilaku mengumpat, alihkan perhatian anak untuk
sementara. Lakukan diskusi khusus dengan anak pada waktu yang tepat,
agar anak dapat meluapkan keinginannya.





